penyebab punahnya dinosaurusSalah satu misteri ilmu pengetahuan terbesar adalah apa penyebab punahnya dinosaurus. Sebagian besar ilmuwan meyakini tumbukan bumi dengan asteroid raksasa yang terjadi 65 juta tahun silamlah yang memicu kepunahan dinosaurus dan sebagian besar spesiaes lainnya dari muka bumi.

Duo bapak anak, Luiz W. Alvares dan Walter Alvarez, adalah orang pertama yang mencetuskan teori tumbukan asteroid itu pada 1980. keduanya adalah profesor di University of California, Berkeley. Kala itu tak sedikit yang mencibir teori alvarez tersebut. Para geolog beramai-ramai “menghajar” teori kepunahan dinosaurus ala alvarez tersebut.

“saat itu aku masih mahasiswa di Berkeley … sejujurnya terori itu tak masuk akal dan nonsens,” Paul Renne, Direktur Berkeley Geochronology center mengenang. Belakngan Renne meralat pendapatnya dan sepakat dengan duo alvarez. Beberapa tahun seteleh teori alvarez dipublikasikan, geolog Alan Hildebrand dan Glen Penfield menemukan kawah Chicxulub di semenanjung Yucatán, meksiko. Yang diduga terbentuk akibat tumbukan dengan asteroid raksasa.

Kini kawah Chicxulub ini telah terkubur sedimentasi. Diperkirakan energi yang dihasilkan dari tumbukan asteroid di Semenanjung Yucatán itu setara ledakan 100 teraton TNT atau dua juta kali kekuatan bom terdahsyat yang pernah diledakkan manusia, Tsar Bomba. Diameter kawah Chicxulub ini sekitar 180 km. Dua tahun lalu, 41 ahli dari 33 lembaga penelitian internacional menyimpulkan asteroid yang menghajar Semenanjung Yucatán itulah yang menumpas habis dinosaurus.

Walaupun teori kawah Chicxulub ini didukung sebagian besar geolog dan paleontology, bukan berarti tidak ada yang berbeda pendapat. Sangrar Chatterjee. Paleontolog dari Texas Tech University mengatakan cekungan raksasa Shiva di india mungkin dihasilkan dari tumbukan asteroid pada akhir masa kretaseus-paleogin. Asteroid inilah, menurut sankar yang mungkin mengakhiri kehidupan dinosaurus.

Sankar menyodorkan bukti tingginya kadar iridium-elemen yang jarang ditemukan dibumi tapi berlimpah di asteroid-di cekungan shiva “ ada beberapa hal yang ditemukan di bekas tumbukan asteroid,” kata sankar. Bisa jadi, kata sankar asteroid yang menciptakan cekungan shiva dan kawah Chicxulub berasal dari satu asteroid besar yang terbelah sebelum masuk ke atmosfer bumi.

Menurut sankar, tubrukan yang menghasilkan cekungan shiva ini kemungkinan lebih dahsyat dari tumbukan yang menghasilkan kawah Chicxulub. Sebab diameter cekungan shiva ini sekitar 500 km atau hampir tiga kali lebah ketimbang kawah Chicxulub. Tapi teori sankar ini tak banyak gaungnya.

Bagaimana dinosaurus punah masih banyak pertanyaan tak terjawab. Menurut perhitungan paul Renne, kawah Chicxulub terbentuk pada 66.038.000 tahun Islam. Masalahnya berdasarkan perhitungan radiometri pada fosil dinosaurus binatang-binatang raksasa ini baru benar-benar punah 33 ribu tahun kemudian.

“Tumbukan ini mungkin bereperan penting dalam penyebab punahnya dinosaurus… tumbukan itu mendorong kondisi bumi melewati titik balik,” kata Renne pekan lalu, artinya ada kemungkinan asteroid yang menghantam semenanjung Yucatán tak seketika memusnahkan seluruh dinosaurus. Tumbukan itu membuat kondisi lingkungan dibumi semakin tidak kondusif bagi hidup dinosaurus hingga mereka punah ribuan tahun yang lalu.

Sumber : harian.detik.com